Articles

Membuat blog atau membuat website sendiri ?

Dalam mempublikasikan produk dan jasa yang ditawarkan kita dapat membuat blog atau membuat website sendiri. Membuat blogtidak memerlukan biaya untuk pendaftarannya dan pengaktifannya dan tidak ada biaya tahunan jika semua dikerjakan sendiri. Membuat website sendiri juga bisa gratis untuk domain tertentu dan bisa juga gratis untuk hostingnya. Membuat sendiri website tanpa iklan harus membeli sendiri domain, membeli hosting dan biaya tahunan untuk domain dan hosting.  Untuk membuat website yang professional perlu menggunakan jasa web developer dan membayar maintenance tahunan. Manakah yang paling cocok untuk bisnis kita ?

Menggunakan blog akan terlihat bahwa kita menggunakan jasa gratisan. Secara psikologis ini akan mengurangi image perusahaan, perusahaan terlihat kurang professional dan memberi kesan tidak serius. Menggunakan blog juga membuat kita tergantung kepada layanan gratis dari blog tersebut. Saat artikel ini ditulis, sebuah blogger besar menutup layanan blognya pada Desember tahun 2012 karena beban operasional yang tinggi. Jika kita mempercayakan publikasi kita pada blog gratisan maka blog kita juga akan ikut ditutup. Dengan demikian membuat blog untuk menginformasikan produk dan jasa perusahaan adalah tidak tepat.

Selanjutnya kita mempertimbangkan membuat website sendiri dengan domain kita sendiri misal proweb.co.id. Dengan menggunakan domain sendiri maka orang akan melihat bahwa kita serius menjalankan perusahaan. Selanjutnya bagaimana kita membuat website, membuat sendiri dengan tool-tool yang gratis, merekrut orang untuk membuat web atau menggunakan jasa web developer ?

Jika kita membuat website sendiri dengan tool-tool yang gratis maka biaya tentu akan murah. Tetapi apakah kita yang biasanya menekuni bisnis bisa membuat tampilan yang bagus? Dengan pertimbangan ini, kita tidak seharusnya mengerjakan sendiri website.

Kalau begitu bagaimana kalau kita merekrut karyawan untuk membuat website kita? Jika kita merekrut seorang web designer untuk membuat website maka kita harus menganggung gaji secara terus-menerus untuk suatu pekerjaan yang mungkin bisa diselesaikan dalam 1 bulan. Dengan demikian maka pilihan merekrut web designer bukan pilihan yang baik.

Bagaimana kalau kita merekrut freelance saja?
Freelance biasanya dibayar dengan murah. Freelance yang biasa dibayar murah lama-lama tidak tahan dengan pekerjaan sebagai freelance website, akhirnya dia berhenti menjadi freelance. Kenyataan yang terjadi di lapangan adalah freelance tidak bisa menyelesaikan websitenya, sulit dihubungi, website tidak selesai dan akhirnya perusahaan menggunakan jasa web developer yang professional. Dengan demikian menggunakan jasa freelance adalah pilihan yang kurang tepat.

Tinggal satu pilihan yaitu menggunakan jasa web developer yang professional. Dengan menggunakan jasa website yang professional maka pembuatan website akan lebih terorganisir dengan baik karena ada prosedur standar yang telah diterapkan dalam pembuatan website. Penyedia jasa website yang professional juga memberikan jasa maintenance sehingga client akan menerima semua hal sudah beres. Pilihlan jasa web developer yang berpengalaman, berbadan hukum/PT dan mudah dihubungi. Hal ini untuk memastikan layanan saat pembuatan website dan juga layanan purna jualnya.

Kunjungi www.proweb.co.id untuk menambah wawasan anda.

Other FAQ Articles:
Cara memilih web developer
Pentingnya alamat nyata
Pentingnya satu atap web developer dan web hosting
Membuat blog atau membuat website sendiri ?
SEO atau SEM ?
Memilih freelance atau perusahaan?
Manfaat website bagi perusahaan