Articles

Pengertian QMS (Quality Management System)

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas pengertian kualitas di mata pelanggan, pengertian kualitas di mata produsen, dan pengertian kualitas secara menyeluruh. Dengan demikian maka kualitas harus didisain supaya sesuai dengan standard kualitas pelanggan dan standard kualitas produsen. Perusahaan harus merancang supaya proses produksi terjaga kualitas terbaiknya dari awal hingga akhir. Kualitas yang baik harus diupayakan di seluruh organisasi perusahaan. Proses manajemen kualitas dalam seluruh bagian organisasi perusahaan telah berkembang menjadi apa yang disebut QMS atau Quality Management System.

Tokoh dalam Quality Management System adalah W. Edwards Deming seorang profesor, ahli statistik, pengajar dan konsultan manajemen. Pada tahun 1950, setelah selesainya perang dunia dua, Deming mengajarkan bagaimana statistik digunakan dalam pengendalian kualitas.

Deming mengajarkan 14 prinsip manajemen untuk meningkatkan efektifitas kerja suatu perusahaan yaitu

  1. Terus meningkatkan kualitas dan performa dari barang dan jasa
     
  2. Beradaptasi dengan tantangan, selalu bertanggung jawab dan mengambil inisiatif perubahan
     
  3. Kurangi pemeriksaan dan ketergantungan pemeriksaan dalam quality control. Pastikan kualitas bagus sejak awal.
     
  4. Pilih supplier yang bagus, jangan terpaku pada harga. Pilih supplier yang bagus dan dapat bekerja sama dalam jangka panjang
     
  5. Selalu meningkatkan kualitas proses produksi barang dan jasa, meningkatkan kualitas barang dan jasa dan mengurangi biaya
     
  6. Jalankan training pada setiap pekerjaan
      
  7. Jalankan kepemimpinan dan supervisi.
      
  8. Hilangkan ketakutan pada karyawan supaya karyawan bekerja efektif bagi perusahaan
      
  9. Hilangkan tembok-tembok pembatas antar departemen. Pastikan departemen-departemen dapat bekerja secara sinergi
     
  10. Gunakan pendekatan kepemimpinan dalam memotivasi karyawan mencapai target yang diharapkan. Hindari slogan-slogan dan angka-angka target
      
  11. Dorong supaya karyawan menghasilkan barang dan jasa dengan kualitas baik dan bukan fokus dengan mencapai target jumlah tertentu
      
  12. Kembangkan sikap supaya karyawan bangga dan merasa dihargai dengan pekerjaannya.
      
  13. Jalankan training-training untuk meningkatkan kinerja
     
  14. Jalankan komitment dari top manajemen hingga karyawan untuk menerapkan ke tiga belas point di atas

Deming juga dikenal dengan pengembangan Deming Wheel, kemudian diubah di Jepang menjadi PDCA (Plan-Do-Check-Act), kemudian diubah lagi menjadi PDSA (Plan-Do-Study-Act). PDCA inilah nanti yang akan membentuk Six Sigma.

Informasi lebih lanjut silahkan mengunjungi:
1. https://en.wikipedia.org/wiki/Quality_management_system .
2. https://en.wikipedia.org/wiki/W._Edwards_Deming .
3. https://www.deming.org/theman/theories/fourteenpoints .
4. https://en.wikipedia.org/wiki/Six_Sigma .

Kunjungi www.proweb.co.id untuk menambah wawasan anda.

Other Operations Management Articles:
Manajemen mutu dalam rantai pasokan
Pentingnya kepuasan pelanggan
Mengenal ISO 9001
Mengenal ISO 9000
Pengertian TQM (Total Quality Management)
Pengertian QMS (Quality Management System)
Pengertian kualitas secara menyeluruh
Kualitas di mata produsen
Kualitas di mata pelanggan
Balanced scorecard dan KPI (Key Performance Indicator)
Penyebaran kebijakan dalam implementasi strategi perusahaan